Selamat Datang Sahabat

Ubai Dresani

Minggu, 24 April 2011

Aku Mencintai Dengan Sederhana part.3 finish

"aku urung mati tapi atiku rasane kepengen mati ae....."

"lah kok koyo ngono to yo???? memang virus merah jambu tak mengenal gender kok  (lho bukannya ada virus merah jambu itu gara-gara ada cowok ama cewek????)
"nah terus gmana khu? kan kamu masih digantung tuh ama cewek targetmu" aku nanya ama dia?
"lho kok malah nannya aku to bai aku kan kepengan ada solusi bukan di tanya mulu....!!! (kegalauan sikhu nampak banget)

"begini khu" (aku menasehati dia seolah-olah aku udah berpengalaman he he he... sok tua banget)

"cobalah kau mencintai dia dengan sederhana.  apa yang dimaksud mencintai dengan sederhana?" cobalah tanya pada rumput yang bergoyang ha ha ha". aku sambil bercanda.
"kamu pernah ngomong kan kalo wanita baik-baik hanya untuk lelaki yang baik-baik dan laki-laki yang baik hanya untuk wanita yang baik-baik. kalo kagak salah sih di surat (Annur ayat 26.)
nah dalam surat lain : ....Boleh jadi kalian membenci sesuatu padahal sesuatu amat baik bagi kalian, dan boleh jadi kalian menyukai sesuatu padahal sesuatu itu sangat buruk bagi kalian. Allah mengetahui sedang kalian tidak mengetahui." (Al Baqarah 216). 
nah itu dia Boleh jadi kamu amat mencintainya tapi belum tentu Allah tidak meridhoi kamu kang....
" oh iya bay... aku baru ingat syair nasyid dari hijazz yang berjudul "Hingga aku dan kau... memukau" skhu langsung bersenandung
Ku jatuhkan pandangan
Ku lihat jurang dalam
Penuh dengan onak duri
yang amat mengerikan
Ku dongakkan kepala
Ku lihat langit tinggi
Membentang luas 
Tiada bertepi.....

"itulah kekuasaan Allah kang. bisa jadi kamu itu belum pantas untuk dia atau bisa jadi kamu yang tidak pantas untuk dia. toh jika orientasimu jatuh cinta padanya itu karena ingin memiliki dan nafsu, ya yang kamu dapatkan hanya itu. tapi kalo memang orientasimu ingin meluruskan niat dan ingin menjadikan ia sebagai pendamping yang sholekhah suatu saat nanti cobalah mencintai dia dengan sederhana."

"tolong bay diperjelas lagi."
"jadi begini pada dasarnya dunia ini tercipta pasang-pasangan. kalau kau mencintai dia dengan tulus pasti Allah akan memilihkan orang yang aka mencintamu dengan tulus juga kok. kalo misalnya bukan dia, ya... mungkin ada bidadari lain yang akan lebih tulus cintanya kepadamu karena Allah...."

"memang sih semua itu pilihan tergantung kamu mau pilih yang mana....." 
pesanku sih kalo kamu memang masih mencintai dia cobalah mencintai dia dengan sederhana. cinta tak harus memiliki kang dan cinta sesungguhnya hanya kepada Allah sang pencipta bukan pada makhluknya.

"aku percaya kamu pasti bisa melewati semua ini.... aku yakin itu...."
he he he kok aku sok dewasa yo....
"ah oke bay suwun yo....... mungkin karena hanya nafsuku ingin memiliki dia. padahal cinta itu kan saling bahagia. kalo dia bahagia bersama orang yang menjadi pasangan dia sekarang semoga aku akan bahagia melihat dia bahagia......"
" nah gitu dong sob...." kagak usah galau lah.....
toh waktu yang akan menjawab semua teka-teki ini.......

Tamat......

Selasa, 22 Maret 2011

Aku Mencintai Dengan Sederhana part.2

Baiklah… akan aku teruskan tulisanku yang sempat bersambung kemaren……

Tulisan sebelumnya bahwa temenku itu masih bingung. Iyaalah bingung, aku aja yang menjelaskan agak bingungn, eh bukan bingung deng tapi yo ra dong……….

“la terus kamu maunya bagaiman sih “u?” panggilan untuk temenku yang bernama khuzaini.

“aku mau nya sih jadian ama dia bai?”

“apa?, jadian apa kagak salah kau kang?”

“hmmmm……..”

“menurutmu piye…..”

“ lah kok malah minta pendapat ma aku piye toh , wong aku aja masih jomblo kayak gini…..”

“ya justru itu kamu kok betah gitu ngejombl terus….”

“ya harus dibetah-betahin lah…..”

“Aku kan belum siap”

“ah ngarang…”

“percaya kagak?, inget kang kalau seorang pria itu yang menjadi pemimpin keluarga. Nah kalau udah menjadi seorang pemuda dia tidak akan pernah terlepas dari yang namanya tanggung jawab. Tanggung jawab disini bukan tanggung jawab batin doang. Tanggung jawab lahir juga kudu dipenuhi.

Setahuku tanggung jawab seorang suami kalau udah berkeluarga lho ni… yaitu adalah tanggung jawab kepada istri dana anak-anak. Kedua tanggung jawab kepada orang tua sendiri dan tanggun jawab kepada mertua. Apa udah siap kau….?



“hmmmm……. Tapi bai…..”

“tapi apa…?”

“aku selalu cemburu kalau dia selalu bersama cowok lain” apa lagi kalau dia lagi jalan bareng kemana gitu. Iya sih emang kalau mereka belum jadian atau istilah lainnnya pacaran.”

Pepetah jawa mengatakan :”witing tresno jalaran soko kulino”. Tumbuhnya cinta adalah karena kebiasaan.”

“waw…” jangan katakan kau seneng karo aku boy….” Wkwkwkwkwk (kami ketawa bersama)

“idih …… karo kowe bai?”

Aku masih normal yo…..” udah-udah iki piye ki????

“emang namanya siapa sih dia samapai kau tergila-tergila setengah idup kayak gitu?”

“lah terus kau udah ngomong ada dia belum?”

“belum….”

“lah jadi selama ini kau hanya diam aja?”

“ya kagak lah… kadang aku nganter dia kemana dia mau pergi, atau kemana dia mau jalan biasnya sih nngajak aku.”

“ada indikasi tuh”

“indikasi apa…”

“ada tanda-tanda kalo dia ada rasa ama kamu”

“rasa apa?”

“Haaaalah….. dari tadi kau ngomong gitu…. Kok… ada rasa Mbayar. ya mungkin rasa cinta lah.

“aku sih sempat ngomong dulu tapi dia hanya tersenym doang. Piye jal yen koyo ngono ndadeake gamange ati to?”

“samapai sekarang?”

“masih nggantung..”

“yang sabar yo kang……..

“sabar piye udah 3 bulan digantung aku……”

Lhooo…. Kok rung mati kau…”

Aku belum mati tapi hatiku rasanya ingin mati aja……. (bersambung)


Minggu, 20 Maret 2011

Aku mencintaimu dengan sederhana

Biasa nih kalo lgi galau udah melanda anak muda.... kaya aku sekarang yang sukay nulis. disaming sebagai curhat pribadi juga sebagai catatan harian yang gak tau kapan kelarnya. Oke galau menurut saya pribadi adalah suatu rasa atau perasaan yang menggambarkan bahwa seseorang itu diliputi oleh suatu pikiran yang ada kaitannya dengan asmara, ada rindu dan cinta. Mengapa aku kaitkan kata-kata galau ini berkaitan dengan itu semua???.
  1. karena aku merasaknnya sendiri (wah terserah orang mau berbeda pendapat toh ini pendapatku sendiri he he he he)
  2. banyak anak-anak (sebenarnya banayak itu berapa aku pun kurang tau) yo wis kata-kata tak ganti pada umumnya anak-anak muda zaman sekarang mngintrepretasikan seperti itu.
  3. setuju atau tidak setuju silahkan di komen aja.
Itu hanya sebuah selingan aja sih. inti dari tulisannya aadalah inig...  yuk disimak dan dibaca baik-baik yah kawaan..

Pada suatu hari biasa lah kami-kami kaum pria juga sering ngobrol (istilah lain adalah curhat) he he he ternyata perlu juga loh untuk mengeluarkan uneg-uneg. dan itu penting juga. entah itu lewat omongan atau curhat tadi yang bukan hanya dilakukan kaum hawa saja. Pada intinya adalah setiap manusia butuh untuk mengekpresikan diri. Langsung aja ya aku kagak mau panjang-panjang cerita.

Suatu hari temen aku ngomong gini "bai aku lagi sakit". ku pegang jidad dia terus aku bandingakan dengan kakiku. "ah jidadmu kagak sepanas kakiku tuh he he he he he". aku serius bay....
aku jawab lagi aku 2 rius malah .... kembali kami tertawa. "nah oke kau sakit kenapa? kok tumben-tumbenan ngomong sakit didepanku.".
"beginilah kalo jadi cowok jomblo naksihr cewek kesana-kemari taapi tidak berani."
aku balik nanaya lagi "lho... kok gak brani?"
"yaitu dia permasalahannya adalah pada diriku aku selalu minder denan kondisiku dan keluargaku"
maksudmu???" aku balik nanaya lagi...
maksudku aku lagi cemburu bay....."
wkwkwkwkwkwkwkwk""""" ha ha ha ha ha " aku ketawa terpingkal-pingkal waktu itu ketika temenku itu bilang seperti itu...."

"nah kamu emang udah siap"?
"siap apa?"
"ya siap-siap aja untuk ngelamar" wkwkwkkwk"
"edan po kowe?""""
meh pakani opo engko?"
"lah mangan dipikir mangan yo sego no...."
iyo mangan yo sego tapi kanggo tuku segone iku yo nganggo duwit to yo?""""

"lah itu kau tau"" terus apa yang kau pikirkan lagi? ndang lamar wae noh...."
"maslahnya bukan aku siap ato kagak siap bai.... tapi adalah kondisi kelurgaku sekarng ini yang notabene adalah orang yang kurang mampu...
"emang menurutmu mampu itu apa sih?"
aku balik nanaya lagi
"ah kau bai nanya mulu kasih solusi napa?"
"lah aku memberikan solusi yang memang bagus dan tidak dilarang agaman toh...? kan kamu udah tau kalo orang pemuda atau pemudi yang udah siap maka cepat-cepat lah menikah'
makannya aku tadi nannya kau udah siap belum?"
" tapi aku sangat mencintai dia bay"
"lah jaman saiki ngomong cinta-cintaan ora jaman......
" la terus kepiye solusine?"
"lamar atau Puasa?" aku tau km udah usia 25 tahun kan udah pantas to"
aku kan baru 20 tahun....  jadi aku masi panjang dan akan lama. masih mau menikmati yang namanya indahnya sendiri,bersama sahabat-sahabat dekat, menikmati kuliah. yah pokoke aku berfikir Jodoh itu ditngan tuhan nah kita itu hanya berikhtiar dan berusaha. nah apa usaha dan ikhtiara kita? iktiarnya adalah mempersiapakan amunis-amunisi agar Allah itu menganggap kita udah siap untuk membina bahtera rumah tangga. caranya seperti apa? ya berusaha dulu minimal bisa mencukupi kebuuhan diri sendiri tanpa batuan orang tua. Persiapkan ilmunya sebelum melangakah yang lebih jauh.

nah piye jal masih galu kau???"

belum mudeng aku bay..."
ha ha ha ha ha (((bersambung))))